Ahmad, gimana kalo kita bikin band? Akustikan, berdua. instrumennya bass-vox, gitar-vox!” :: “Siap!

Mamen, bikin band foo fighters enak mamen, tinggal cari drumer sama bassist, kamu yang nyanyi” :: “Jelasss mameenn

Gie, aku wes sinau ukulele, ayo kapan main beirut? aku wes duwe pemain akordeon” :: “Oke Mas

Ketiga rencana bikin band, kelompok musik, duo, atau apapun itu istilahnya, ketiganya berakhir pada kata: MAIN DIMANA? KAPAN?

Ironi memang, ketika cukup banyak acara di kampus yang di dalamnya pun difasilitasi acara musik tetapi tak sanggup mewadahi orang internal psikologi sendiri. Melalui ini, saya tidak bermaksud mendeskriditkan suatu acara atau pihak tertentu, justru saya ingin mengajak pembaca untuk bergerak, dan menyadari.

Saya adalah saksi atas kehausan ekspresi seni di KBM Psikologi UA. Saya cukup tahu bahwa banyak bakat-bakat seni di Psikologi yang menurut saya apabila ini dibendung dengan benar dan dimunculkan ke permukaan dengan benar, apa saja, akan menarik! Pasti! Memang tidak menutup kemungkinan ada individu yang ingin mengekspresikan seninya, ada pula yang memilih “yaa biar diri saja yang menikmati”, tak ada salahnya, tak ada paksaan bagi kalian. Tapi saya juga tahu, ada beberapa diantara kami, termasuk saya, yang ingin sekali “onani” diatas panggung. Mengeksplor diri dalam seni, dan kalau ada yang mau ngintip, silahkan, Karena kami seksi. hehehehe. Oke FOKUS! Intinya, dimana lagi kami bisa mencapai orgasme dengan mengejakulasikan jiwa seni kami?

Dan sekarang, saya, mahasiswa usang yang tak tau kapan dapat mengakhiri masa pembelajarannya, ingin sekali berbakti untuk Psikologi. Ya, upajiwa jawabnya. Apa itu upajiwa?

Upajiwa, yang secara harfiah memiliki arti mata pencaharian. Yang saya bayangkan akan menjadi mata pencaharian untuk pecinta seni. Di Psikologi UA ini terutama. Tentunya dalam bentuk acara seni. Dan tak sekedari itu…

Upajiwa adalah bendungan.

Upajiwa adalah wadah.

Upajiwa adalah cermin tulus yang merefleksikan hati kalian dalam seni, apapun itu. Musik? Fotografi? Puisi? Teater mungkin? Tari? Film? Painting? Apapun..kalian bisa kucurkan di UPAJIWA.

Maka? Janganlah kalian malu selama kalian masih bercelana. Ramaikan acara ini, hidupkan seni di lingkungan kita bersama. “Psikoo..logii.. kami relaaa.. untukmuu“!

NB: Sebenarnya nama upajiwa belum nama yang disepakati oleh semua penyelenggaranya. Tapi saya pribadi ingin menyodorkan nama itu sebagai nama bentuk acara yang saya baktikan untuk Psikologi UA.

Advertisements

Comments on: "Upajiwa: Sebuah seni telanjang, bendungan alami KBM Psikologi UA" (7)

  1. Muhammad Irfan said:

    Ayoo rekk.. Kita hidupkan kembali darah seni yang telah lama mengendap.. Buat darah itu mendidih di Psikologi UA…

  2. Meru Muhammad said:

    manusia ditakdirkan memiliki darah seni.. Badulkan!!!

  3. fikar said:

    Ayoo, meskipun saya tidak bisa seni, tapi saya salah seorang penikmat seni yang rindu akan atmosfer acara psikologi yang hangat, dimana semua mahasiswa/wi bisa kumpul bareng. Gak perlu tempat yang luas, peralatan band serta lighting yang lengkap, bahkan tanpa panggung pun tidak masalah. Justru jika sederhana dan di tempat yg tidak terlalu luas, kita bisa lebih saling melihat wajah masing2, saling menyapa dan bercanda, dan atmosfer yg terbentuk pun akan lebih akrab.

    • Ngobrol, sambil pesen kopi enyak gan. InsyaAllah nanti ada tukang aduk kopi yang join di acara! *amin.
      Support our indie movement

  4. Dani Beltrami said:

    Yoo alah man maand, Yomaaand :p
    Seni ‘prediksi atas-bawah’ dan seni ‘tebar senyum’ nya mana?
    Saya mau untuk berbagi dan mengekspresikan kenikmatan tambahan dalam mencapai orgasme kalian. Hidup #pejuangsenyum !!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: